LANGUAGE TEACHING AND LEARNING

 

This book, entitled Language teaching and Learning, is a collection of articles produced by Cucu Sutarsyah, either individually or in group. It deals with a process of teaching and learning English as a foreign language and also deals with theories linguistics and education in general. The book is very useful for students to develop insights related to the process language teaching and learning and also for linguistic researchers (Applied Linguists). This book is organized in terms of five categories; Writing; it deals with theory of writing and writing research, Vocabulary; it deals with research on vocabulary including some aspects that can influence vocabulary mastery, analyzing vocabulary size of the students; analyzing vocabulary on reading texts, and vocabulary assessment. Instructional material; these materials were collected from the students’ tasks dealing with instructional materials design which were taken from the book written by Tomlinson (2011) with entitled Materials Development in Language Teaching, Cambridge University Press, Applied Science; These materials deal with pedagogical matters, especially in language teaching, assessment, communication skills, designing English Teaching program, the role faculty preparing Teachers, appraisal on language teaching, and teacher professionalism. students’ self Realizing this, the contents of this book hopefully can inspire higher education institutions, especially Language Study Programs. It will be useful for students who are still doing research for final project to develop their theory of language teaching and learning. The preparation of this book is due to the good cooperation of related parties. Among others, colleagues and students who involved the process of research, producing the article and providing some inputs as well. With the input from these parties, this book has undergone a process of improvement. Therefore, the writer should extant his gratitude to those people for their valuable contribution.

PERLAKUAN PENDAHULUAN DAN SAKARIFIKASI PROSES PRODUKSI BIOETANOL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

 


Tandan kosong kelapa sawit merupakan salah satu biomassa lignoselulosa yang tersedia dalam jumlah melimpah sebagai hasil samping industri kelapa sawit. Kandungan selulosa dan hemiselulosa yang terdapat di dalamnya menjadikan material ini berpotensi untuk dikonversi menjadi gula fermentabel dan selanjutnya dimanfaatkan dalam proses produksi bioetanol. Namun demikian, struktur lignoselulosa yang kompleks dan relatif resisten terhadap proses hidrolisis menjadi salah satu tantangan utama dalam pemanfaatannya. Oleh karena itu, perlakuan pendahuluan dan sakarifikasi merupakan tahapan penting yang menentukan keberhasilan proses konversi biomassa menjadi bahan baku fermentasi. Buku ini membahas secara sistematis prinsip dan penerapan perlakuan pendahuluan serta sakarifikasi dalam rangka meningkatkan aksesibilitas komponen karbohidrat pada tandan kosong kelapa sawit. Pembahasan mencakup karakteristik biomassa lignoselulosa, struktur dan komposisi tandan kosong kelapa sawit, prinsip dasar perlakuan pendahuluan, berbagai metode perlakuan fisik, kimia, fisikokimia, dan biologis, serta mekanisme pemecahan komponen lignoselulosa.

Buku Ajar Biologi Umum

 


Biologi sebagai ilmu terus mengalami perkembangan sejalan dengan kemajuan teknologi dan berbagai temuan ilmiah. Perkembangan tersebut tidak hanya memperluas pemahaman mengenai struktur dan mekanisme kehidupan, tetapi juga membuka berbagai perspektif baru dalam bidang kesehatan, pertanian, pangan, lingkungan, konservasi, bioteknologi, dan bidang ilmu lainnya. Oleh sebab itu, pemahaman biologi memerlukan cara pandang yang integratif dengan menghubungkan konsep-konsep dasar dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta berbagai fenomena kehidupan yang terjadi secara nyata. Buku ini tidak semata-mata menempatkan biologi sebagai kumpulan fakta, istilah, dan konsep, tetapi juga memandang biologi sebagai suatu disiplin ilmu yang berkembang melalui proses pengamatan, pengujian, penalaran, dan pembuktian ilmiah. Setiap konsep memiliki keterkaitan dengan konsep lainnya sehingga pemahaman yang utuh memerlukan kemampuan untuk melihat hubungan antartingkatan organisasi kehidupan. Perspektif tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai prinsip-prinsip yang mendasari keberlangsungan, keragaman, dan perubahan kehidupan.

ASPEK HUKUM DAN FILOSOFI PERLINDUNGAN PENGETAHUAN TRADISIONAL DAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DI INDONESIA Studi Perbandingan Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Eropa

 


perkembangan hukum di bidang perlindungan pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional telah mengalami dinamika yang sangat kompleks, baik di tingkat internasional maupun nasional. Adopsi WIPO Treaty on Intellectual Property, Genetic Resources and Associated Traditional Knowledge (GRATK Treaty) pada 24 Mei 2024 merupakan tonggak bersejarah dan menjadi babak baru dalam perlindungan hak kekayaan intelektual atas sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional terkait. Perkembangan-perkembangan tersebut mendorong penulis untuk mengembangkan dan memperbarui kajian tesis tersebut menjadi sebuah buku akademis yang lebih komprehensif, dengan memperluas cakupan perbandingan serta memperbarui analisis berdasarkan data dan regulasi terkini hingga tahun 2026. Buku ini disusun dalam format UNESCO untuk memenuhi standar akademis internasional.

PENDIDIKAN PANCASILA

 



Pendidikan merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia karena melalui pendidikan seseorang memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, sikap, dan pengalaman yang diperlukan untuk menjalani kehidupan secara bermakna. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, moral, kepribadian, dan kesadaran sosial seseorang. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk warga negara yang memahami identitas, nilai, sejarah, serta cita-cita bangsa. Salah satu bentuk pendidikan yang  memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran tersebut adalah Pendidikan Pancasila. Pendidikan Pancasila pada hakikatnya merupakan proses pendidikan yang diarahkan untuk menanamkan, mengembangkan, dan memperkuat pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan peserta didik. Pancasila tidak hanya dipandang sebagai dasar  negara yang tertulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 945, tetapi juga sebagai pandangan hidup bangsa, ideologi nasional, dasar dalam penyelenggaraan negara, serta sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu, Pendidikan Pancasila tidak semata-mata memberikan pengetahuan mengenai lima sila, melainkan berupaya membentuk manusia Indonesia yang mampu memahami makna setiap nilai Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 


Teknik Sampling, Koleksi, dan Identifkasi Serangga Panduan Praktis untuk Sampling, Koleksi, Preservasi, dan Identifkasi Serangga

 



Serangga merupakan kelompok organisme dengan tingkat keanekaragaman tertinggi di bumi serta memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai ekosistem. Di satu sisi, serangga berperan sebagai penyerbuk, dekomposer, musuh alami, dan indikator kualitas lingkungan. Di sisi lain, beberapa spesies merupakan hama penting yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi pada sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Oleh karena itu, kemampuan melakukan sampling, koleksi, preservasi, dan identifikasi serangga secara benar merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa maupun peneliti di bidang ilmu serangga. Buku ini disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar dan prinsip-prinsip pengambilan sampel serangga, berbagai metode sampling untuk beragam habitat dan kelompok serangga, teknik koleksi di lapangan, penanganan serta preservasi spesimen, hingga pengelolaan koleksi ilmiah dan identifikasi berdasarkan karakter morfologi. Selain membahas metode konvensional yang telah lama digunakan dalam penelitian entomologi, buku ini juga
memperkenalkan perkembangan berbagai teknik modern yang mendukung kegiatan inventarisasi keanekaragaman hayati dan penelitian biodiversitas.

LOGIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Mengintegrasikan Nalar Kritis dalam Pembelajaran Iman dan Amal

 

Kita sedang hidup di era di mana informasi bergerak jauh lebih cepat daripada kemampuan otak manusia untuk menyaring, mencerna, dan merenungkannya. Setiap detik, miliaran data berkelindan di ruang digital, membentuk persepsi, mengikis keyakinan lama, dan menawarkan kebenaran-kebenaran baru yang sering kali semu. Dalam pusaran arus informasi yang tak terbendung ini, manusia modern kerap kali merasa terombang-ambing di tengah samudra ketidakpastian eksistensial.  Bagi generasi muda hari ini, agama sering kali hadirdalam dua wajah ekstrem yang sama-sam a membingungkan dan menjauhkan mereka dari substansi spiritualitas. Di satu sisi, mereka mendapati agama tampil sebagai rangkaian ritual mekanis yang kering, sebuah rutinitas tanpa jiwa yang wajib digugurkan tanpa menyisakan dampak transformatif pada perilaku sosial. Di sisi lain, mereka dihadapkan pada dogma keras yang kaku, yang menuntut kepatuhan buta tanpa ruang sedikit pun untuk bertanya atau berdiskusi.